Lubuk Linggau, (Sumatera Update) – Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau dari Fraksi PKB, Siska Novitasari, S.M., M.M., kembali menggelar Reses Tahap II Tahun 2026 di daerah pemilihannya (Dapil II) yang meliputi Kecamatan Lubuk Linggau Utara I dan Lubuk Linggau Utara II, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan reses yang berlangsung di RT 05 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Lubuk Linggau Utara II Heru Saputra Rachman, Lurah Batu Urip Dicky Zulkarnain, Ketua RT 05 Hengky Remora, serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Siska menyampaikan bahwa sejumlah usulan masyarakat yang diserap pada tahun-tahun sebelumnya telah berhasil direalisasikan. Beberapa di antaranya pembangunan drainase di Jalan Karyo Maris sepanjang 2 kilometer, Jalan Rawa Makmur sepanjang 1 kilometer, Jalan Bima sepanjang 300 meter, serta pemasangan 15 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) lengkap dengan delapan tiang.

Siska menegaskan, kegiatan reses menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang ada di lingkungan mereka.
“Silakan sampaikan aspirasi masyarakat. Kami siap memperjuangkan dan mewujudkan harapan warga sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” ujarnya.
Menurutnya, usulan yang paling banyak disampaikan masyarakat dalam setiap reses masih didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur.
“Yang urgent biasanya infrastruktur. Hampir setiap reses usulan yang masuk selalu didominasi persoalan tersebut. Namun perlu kami sampaikan, kondisi keuangan Pemerintah Kota saat ini memang belum baik-baik saja, sehingga pada tahun ini pembangunan masih sangat terbatas,” jelasnya.
Meski demikian, Siska berharap kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung dapat segera berakhir sehingga berbagai program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dapat direalisasikan.
Ia optimistis sejumlah usulan infrastruktur masih berpeluang diwujudkan melalui skema Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Bangub, maupun melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau APBD Perubahan Tahun 2026.
Siska juga mengajak masyarakat untuk memahami kondisi fiskal daerah saat ini, sehingga penyelarasan aspirasi dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Kami bersama Pemerintah Kota terus berupaya mencari solusi agar aspirasi masyarakat, khususnya di Dapil II, dapat terpenuhi secara bertahap dan tepat sasaran,” pungkasnya.







