Lubuk Linggau, (Sumatera Update) – Antusiasme warga tampak mengalir pada kegiatan Reses Tahap III anggota DPRD Kota Lubuk Linggau, Siska Novitasari, S.M., M.M. Masyarakat hadir untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini menjadi kegelisahan bersama, mulai dari kebutuhan infrastruktur, Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga persoalan layanan publik di lingkungan mereka.
Bertempat ditepian Sungai Kelingi RT.02 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Senin (01/12/2025) bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, Ketua-ketua RT, pemuda dan pemerintah setempat.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Siska Novitasari mendengarkan satu persatu penyampaian warga. Ia tidak menutup fakta bahwa pada tahun ini masih banyak aspirasi yang belum dapat direalisasikan, mengingat Pemerintah Kota mengalami efisiensi anggaran. Meski begitu, ia menegaskan bahwa setiap masukan tetap dicatat sebagai prioritas pembahasan dan akan diperjuangkan melalui jalur legislatif.
“Reses adalah ruang bagi warga untuk menyampaikan usulan, dan tugas kami memastikan suaranya tersampaikan ke pemerintah,” ujarnya.

Beragam usulan disampaikan masyarakat dalam sesi tanyajawab. Hilal, Ketua RT 03, mengusulkan pemasangan lampu jalan di wilayahnya serta perehaban cor beton di Jalan Permai 17 dan 19.
Senada, Lilis Can warga RT.05, mengusulkan kebutuhan pembangunan drainase di Lorong Padat Karya yang kerap menimbulkan genangan saat hujan.
Sementara itu, Herman Sawiran, Ketua RT 04, meminta penggantian dua titik lampu jalan di depan SMPN 8 Lubuk Linggau. Ia menilai kawasan itu terlalu gelap dan cukup rawan bagi aktivitas warga, terutama pada malam hari.
Apresiasi juga disampaikan Hengki Remora, Ketua RT 05. Mewakili warga Batu Urip, ia menyampaikan terima kasih karena pada tahun 2025 ini sudah banyak aspirasi yang berhasil direalisasikan berkat perjuangan anggota dewan kebanggaan kita.
Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin mengajukan usulan agar terlebih dahulu memastikan bahwa rencana tersebut sudah mendapat persetujuan dan dukungan dari warga setempat, sehingga proses pengusulan dapat berjalan lebih cepat dan jelas.

Menanggapi setiap usulan masyarakat, Siska Novitasari menyampaikan bahwa seluruh aspirasi akan diinventarisasi dan disampaikan dalam rapat komisi maupun pembahasan bersama pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa meski kondisi anggaran sedang terbatas, dirinya tetap berkomitmen memperjuangkan kebutuhan warga sesuai skala prioritas.
Ia juga berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan laporan dan masukan, agar setiap persoalan dapat ditangani secara bertahap. “Mohon bersabar, karena semua usulan tetap akan kami perjuangkan,” ujar legislator dari Fraksi PKB tersebut. (Yep).







