Lubuk Linggau, (Sumatera Update) – Suasana Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Lubuk Linggau Utara II berlangsung dinamis dengan beragam usulan prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Bertempat di Aula Kantor Camat Lubuk Linggau Utara II, Lubuk Linggau, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan Musrenbang ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan berkelanjutan, guna membahas, menyepakati, dan memprioritaskan usulan dari seluruh kelurahan yang ada di wilayah kecamatan.
Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, SE., M.M., menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menentukan arah pembangunan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya. Setiap kelurahan harus berani menyampaikan prioritasnya. Semua demi mewujudkan visi Linggau Juara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan Kecamatan Lubuk Linggau Utara II memiliki 10 kelurahan, dan masing-masing diminta menyampaikan langsung kebutuhan paling mendesak di wilayahnya.
Berbagai usulan strategis mengemuka dalam forum tersebut, mayoritas berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar dan pelayanan publik, di antaranya:
Ulak Surung: Rehabilitasi kantor lurah dan optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) karena masih terdapat sekitar 37 titik jalan dalam kondisi gelap.
Pasar Satelit: Rehabilitasi siring di Jalan Mangga Besar serta pembangunan plat dekker.
Batu Urip: pembebasan lahan untuk akses menuju Jembatan Kelingi 3 dari RT 1 dan RT 2. Akses ini dinilai vital untuk kelancaran mobilitas warga.
Kali Serayu: pembongkaran dinding MTs untuk pelebaran jalan alternatif. Lahan tersebut diketahui milik Kementerian Agama Kota, sehingga dibutuhkan koordinasi lintas instansi.
Ponorogo: Pembangunan gedung kantor lurah dan drainase di RT 1, RT 2, dan RT 4.
Kenanga: pengaspalan hotmix Jalan Kenanga 1 hingga Pasar Batu Urip setelah sebelumnya dilakukan pelebaran jalan.
Puncak Kemuning: Rehabilitasi jalan serta pagar pemakaman umum di wilayah Kelurahan Ponorogo.
Jogoboyo: Rehabilitasi saluran drainase sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dari Kelurahan Kali Serayu hingga Kelurahan Jogoboyo serta penanganan jaringan PDAM.
Senalang: Revitalisasi dan pelebaran drainase lengkap dengan pemasangan plat dekker.
Megang: Rehabilitasi kantor lurah Megang.
Selain itu, perwakilan Bappeda meminta agar usulan tahun 2025 yang belum terealisasi dapat disandingkan kembali dalam perencanaan tahun berjalan. Sementara Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) menekankan pentingnya penentuan skala prioritas agar program pembangunan lebih terarah dan tepat sasaran.

Musrenbang tersebut turut dihadiri Camat Lubuk Linggau Utara II, perwakilan Dinas Pertanian, Bappeda, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial, BPS Kota Lubuk Linggau, Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ketua LPM Kecamatan, para Ketua RT, serta tokoh masyarakat dan pemuda.
Dengan banyaknya persoalan mendasar yang mencuat, Musrenbang Kecamatan Lubuk Linggau Utara II tahun ini menjadi momentum krusial untuk memastikan setiap rencana pembangunan benar-benar diwujudkan dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.







