Polemik Perawat Puskesmas Sidorejo, DPRD Dorong Penyelesaian Transparan

Lubuk Linggau, (Sumatera Update) – Polemik pemberhentian seorang tenaga perawat di Puskesmas Sidorejo menuai tanggapan dari anggota DPRD Kota Lubuk Linggau, Sherly Olivia Utari, S.Kep., M.KM. Ia menilai persoalan tersebut harus disikapi secara bijak, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sherly Olivia Utari yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Lubuk Linggau menegaskan bahwa dirinya tidak bisa serta-merta membenarkan salah satu pihak. Menurutnya, baik tenaga perawat yang diberhentikan maupun Kepala Puskesmas Sidorejo sama-sama memiliki hak untuk memberikan pembelaan.

Bacaan Lainnya

“Permasalahan ini harus segera ditindaklanjuti dengan mempertemukan kedua belah pihak. Kepala Dinas Kesehatan perlu hadir sebagai penengah agar persoalan ini mendapatkan titik terang dan tidak ada pihak yang dirugikan,” ujar Sherly, politisi Fraksi PDI Perjuangan. Rabu (07/01/2026).

Ia juga mendorong Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau untuk menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada publik. Hal ini dinilai penting agar polemik yang berkembang tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat maupun keresahan di kalangan tenaga kesehatan lainnya.

Lebih lanjut, Sherly menegaskan DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk Kepala Puskesmas Sidorejo dan Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau, guna memastikan tidak adanya unsur kesewenang-wenangan dalam pengambilan keputusan.

“Kami di DPRD tentu akan mengawal persoalan ini. Jangan sampai ada kebijakan yang justru melemahkan semangat kerja tenaga kesehatan, padahal mereka selama ini telah berkontribusi besar dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *